Karangan eksposisi adalah
karangan yang menguraikan, memaparkan dan menjelaskan informasi sejelas
jelasnya. Ada beberapa ketentuan pokok yang harus di kerjakan sebagai basis
utama dalam membuat karangan eksposisi. Yaitu kemampuan observasi. Dengan
adanya observasi inilah, yang akan mengungkap habis permasalahan yang menjadi
bahan objek kita secara gamblang, jelas dan kongkrit.
Hal yang paling utama dalam proses pembuatan Karangan
Ekposisi adalah tema. Dengan adanya tema, maka pembaca akan langsung memahami
maksud dari karangan tersebut. Dan dengan adalanya tema tersebut, maka akan
berkembang menjadi tulisan.
2. Menentukan
Tujuan Penulisan
Usai kita
menentukan tema pada sebuah tulisan, maka hal yang paling tepat adalah
menentukan tujuan pokok pada penulisan. Tujuan pokok pada penulisan ada tiga
bagian antara lain :
·
Mendeskripsikan permasalahan
Keumuman dalam penulisan, tentunya akan menjelaskan
secara detail mengenai dasar permasalahan sampai muara permasalahan.
·
Menjelaskan Dampak permasalahan
Dari semua masalah tentunya akan sangat berpengaruh
pada kehidupan yang terdekatnya. Itulah yang disebut dampak / implikasi dari
permasalahan.
3. Mengumpulkan
Bahan Tulisan
Dalam pengumpulan bahan tulisan, bisa diambil dalam
berbagai sumber/ redaksi, seperti dalam buku buku, majalah, surat kabar,
website dan lain sebagainya. Dan pengumpulan bahan tulisan bisa didapat dengan
melakukan interview/ wawancara.
4. Menetapkan
Kerangka Tulisan
Langkah penetapan
kerangkan tulisan, dimulai dari
pengumpulkan tulisan kemudian menyusun tulisan sesuai alur tulisan dan bila ada
bahan tulisan yang sekiranya kurang menunjang tema pada tulisan, tentu harus di
hapus.
5. Mengembangkan
Tulisan
Cara mengembangkan sebuah tulisan, kembali kepada landasan
terotis kepenulisan, yaitu kalimat efektif, pilihan kata yang tepat, ejaan yang
benar, tanda baca yang tepat dan penggunaa Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
0 komentar:
Posting Komentar